Butuh Penyaring Mulut

vector_148276
Aduh … mulut ini kok senang banget ngomong. Apa aja diomongin. Gak tahu isi hati orang. Apakah sakit atau tidak. Sebenarnya, biasanya setiap hari mulut teman saya itu gak bolong banget. Cuma kemaren itu, teman saya mungkin batrenya baru dicas makanya mulutnya ngomong aja. Terlalu.

Emang sih, lucu. Tapi … meskipun begitu, tetap aja bikin sakit hati. Wong teman saya itu sering bilang ke teman-temannya supaya hati-hati dalam berbicara. Dipikir dulu mateng-mateng. Jangan asal nyeplos aja. Mbok ya disaring dulu. Kalau gak punya saringan ya bikin sendiri. Atau baca berulang-ulang hadis di bawah ini. Mudah-mudahan bisa bikin kapok.

“Celakalah seseorang yang berbicara dusta untuk membuat orang lain tertawa, celakalah ia, celakalah ia.” (HR. Abu Dawud:4990)

“Astatghfirullohal ‘aziim” …. Jangan sampai kaya gitu deh. Emang rada susah tapi belajar yuk jangan bercanda berlebihan. Ini saya punya adab-adabnya dalam bercanda.

1. Jangan mengambil barang orang lain tanpa seizin atau jangan menyembunyikan baik untuk bercanda atau sungguhan.

2. Jangan menakut-nakuti meski hanya bercanda.

3. Dalam bercanda tidak boleh ada kebohongan apalagi sampai menghina orang lain.

4. Jangan berkata-kata buruk dalam bercanda. (Sumber: Tuntunan Adab-adab Sunnah Rasulullah SAW untuk kehidupan sehari-hari)

Cuma empat aja. Biar Cuma segitu cukuplah buat kita untuk tetap hati-hati dalam bercanda. Ayo semangat membuat kebaikan.

0 Response to "Butuh Penyaring Mulut"

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef