4 Alasan Orang Baik Berumur Pendek

Ulama Berumur Pendek
Selamat pagi sahabat-sahabat. Kembali lagi kita bertemu di blog rumah separuh pada pagi yang indah dan sejuk serta kesempatan yang berbahagia ini. Semoga kita selalu sehat wal afiat dan sukses selalu dalam meraih impian. Apa pun impiannya, yakinlah Tuhan pasti akan mengabulkan. Entah kapan akan dikabulkan, tetap berpikiran positif. Sebab Tuhan hanya mengabulkan do’a bila hambanya berpikiran positif kepada-Nya. Wallahu ‘alam.

Menjadi orang baik memang sulit. Segala yang ingin dimakan harus diseleksi dahulu. Mau kerja harus pilah pilih. Minumpun demikian. Yang haram tidak boleh diminum. Memabukkan atau tidak. Kalau pun tidak, dari mana asalnya. Hasil mencuri atau hasil jerih payah sendiri. Semua memiliki aturan. Maka wajar jika kemudian banyak orang keluar dari jalur kebaikan. Karena memang berat hidup sesuai aturan.

Namun tahukah anda, bila orang baik memiliki umur pendek? Berikut alasannya.

1. Tidak disukai

Menjadi orang baik dalam sebuah lingkungan yang rusak tidak disukai lingkungan. Padahal perbuatannya baik, tapi kenapa justru tidak disukai. Inilah potret masyarakat kita saat ini. Yang mengingatkan pada zaman Nabi Muhammad SAW saat menyebarkan agama Islam pertama kali di Mekkah. Hingga nyawa menjadi taruhannya. Mungkin saja ada orang yang menginginkan orang baik lebih baik tidak berada disekitarnya.

2. Karena Do’anya Sendiri

Banyak orang baik yang justru terbalik kebiasaannya berdo’a bukan meminta umur panjang. Tapi lebih baik diwafatkan saja. Alasannya, dari pada hidup lama penuh dosa lebih baik wafat muda disaat iman masih dibadan. Wafat dalam keadaan khusnul khatimah.

3. Do’a Orang lain

Ingat Abu Jahal dan Abu Bakar dalam kisah sejarah perkembangan Islam? Mereka berdua adalah duet terbaik dalam menghalangi dakwah Nabi Muhammad SAW. Mereka tidak ingin Islam tumbuh kembang di Mekkah, sehingga tidak sungkan berdo’a agar Nabi Muhammad SAW diwafatkan saja. Maka dengan segala cara konspirasi pembunuhan Nabi Muhammad SAW dirangkai sedemikian rupa bersama sekutu-sekutunya. Meski usaha ini tidak pernah berhasil terwujudkan. Kini, orang-orang seperti Abu Jahal dan Abu Lahab masih ada.

4. Agama

Salah satu tanda-tanda akhir zaman adalah diwafatkannya para ulama dan orang baik. Inilah yang terjadi di Indonesia. Sebut saja Ustadz Jefri Al-Buchori, Gusdur, KH. Zainuddin MZ. Mereka adalah ulama-ulama yang telah mendahului kita. Saat tidak ada lagi ulama maka yang terjadi adalah KIAMAT. Wallahu a’lam bishowab

0 Response to "4 Alasan Orang Baik Berumur Pendek"

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef