Sholat Menurut Alm. Ustadz Jefri Al-Buchory

Selamat pagi sahabat-sahabat. Kembali lagi kita bertemu di blog rumah separuh pada pagi yang indah dan sejuk serta kesempatan yang berbahagia ini. Semoga kita selalu sehat wal afiat dan sukses selalu dalam meraih impian. Apa pun impiannya, yakinlah Tuhan pasti akan mengabulkan. Entah kapan akan dikabulkan, tetap berpikiran positif. Sebab Tuhan hanya mengabulkan do’a bila hambanya berpikiran positif kepada-Nya. Wallahu ‘alam.

Satu lagi ulama kita dipanggil Sang Khalik, Allah SWT. Setelah sebelumnya lebih dahulu meninggalkan kita seperti KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH. Zainuddin MZ. Seolah-olah tiada habisnya Allah SWT mengambil gudang ilmu dari muka bumi. Genap berumur empat puluh tahun, Ustadz Jefri Al-Buchory wafat dengan cara tragis.

Begitulah cara Allah SWT mencabut nyawa kita. Dengan cara baik-baik seperti saat berdo’a, bersujud, atau dengan cara buruk seperti sedang minum-minuman keras, berjudi, atau berzina. Apa yang terjadi dengan Ustadz Jefri Al-Buchory merupakan nasihat penting bagi kita. Saat saya mendengar lagu-lagu religius almarhum Ustadz Jefri Al-Buchory, membuat bulu kuduk berdiri. Seperti judul lagu “Sepohon Kayu” mengkisahkan tentang pentingnya ibadah yang bernama sholat lima waktu. Berikut syairnya;

“Sepohon kayu daunnya rimbun,

Lebat bunganya serta buahnya,

Walaupun hidup seribu tahun

Kalau tak sembahyang apa gunanya

Walaupun hidup seribu tahun

Bila tak sembahyang apa gunanya.

…. “

Dalam syair lagu ini, terungkap keutamaan sholat lima waktu sangat penting bagi kita dalam kehidupan sehari-hari. Sebab sholat merupakan pondasi hidup. Aa Gym dalam buku “Bangkit! Manajemen Qolbu dan Meraih Sukses”. Sholat dalam arti lebih luas bagian dari ibadah adalah pondasi. Beliau mengibaratkan sebuah rumah, jika pondasinya kokoh, insya Allah rumah itu tidak akan roboh. Akan tetapi sebaliknya, pondasi yang rapuh bisa membuat rumah itu hanya bertahan dalam hitungan hari.

Sholat juga dapat mencegah perbuatan keji dan munkar, dapat menyelamatkan dunia dan akherat, pegangan hidup. Namun sayang banyak ummat Islam yang tidak mengerjakan. Padahal Allah SWT hanya meminta kepada kita untuk beribadah. Tidak lain, hanya itu saja. Sebagai bentuk terima kasih atas penciptaan dirinya. Sebagai mana dalam firman-Nya, “Dan Aku tidak ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” Surat adz-Dzariyaat:56.

Untuk itu tidak salah bila kita menyerapi nasihat Ustadz Jefri Al-Buchory melalui lagu Sepohon Kayu, bahwa sholat itu jangan sampai ditinggalkan. Saya pun berharap kepada diri saya agar terus konsisten menunaikan sholat lima waktu. Amiin.

0 Response to "Sholat Menurut Alm. Ustadz Jefri Al-Buchory "

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef