Perbedaan Air Hujan dengan Air Sumur

Air Hujan Lebih Sehat
Selamat pagi sahabat-sahabat. Kembali lagi kita bertemu di blog rumah separuh pada pagi yang indah dan sejuk serta kesempatan yang berbahagia ini. Semoga kita selalu sehat wal afiat dan sukses selalu dalam meraih impian. Apa pun impiannya, yakinlah Tuhan pasti akan mengabulkan. Entah kapan akan dikabulkan, tetap berpikiran positif. Sebab Tuhan hanya mengabulkan do’a bila hambanya berpikiran positif kepada-Nya. Wallahu ‘alam.

Alhamdulillah hujan turun lagi. Setelah hampir tiga minggu hujan tak kunjung turun. Membuat udara terasa sangat panas. Setiap orang yang saya temui mengeluh dengan cuaca. “Wuih panas sekali ya” ujar salah seorang teman. Lalu saya jawab dengan selorohan. “Nggak apa-apa panas. Sambil belajar. Siapa tahu mampir di neraka kelak,” saya terkekeh-kekeh dengan jawaban sendiri.

Terkait soal hujan, istri saya mempersilahkan saya untuk mandi air hujan. Awalnya saya ragu. Sebab, saya sedang menulis untuk blog rumahseparuh.blogspot.com yang saya kelola. Setelah berpikir panjang, saya menurutinya. Katanya air hujan bisa menyembuhkan penyakit. Sebagaimana tercantum dalam surat Nuh ayat 11-12. Bahwa air hujan bisa menumbuhkan tanaman, memberikan rezeki dan memberikan keturunan.

”Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun, dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”

Dan memang benar. Air hujan lebih bagus dari pada air keran atau sumur dalam menyuburkan tanaman. Buktinya saat saya menanam kacang panjang. Menggunakan air hujan, pohon cepat besar tapi saat menggunakan air sumur, pertumbuhan pohon terasa lambat sekali. Untunglah hujan turun lagi. Sehingga saya tidak perlu menyiram seperti hari-hari biasanya.

0 Response to "Perbedaan Air Hujan dengan Air Sumur"

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef