Pemuda dan Doa-doa Penepis Galau

Anak Muda Rentan Galau
Selamat pagi sahabat-sahabat. Kembali lagi kita bertemu di blog rumah separuh pada pagi yang indah dan sejuk serta kesempatan yang berbahagia ini. Semoga kita selalu sehat wal afiat dan sukses selalu dalam meraih impian. Apa pun impiannya, yakinlah Tuhan pasti akan mengabulkan. Entah kapan akan dikabulkan, tetap berpikiran positif. Sebab Tuhan hanya mengabulkan do’a bila hambanya berpikiran positif kepada-Nya. Wallahu ‘alam.

Bagi kaum muda, galau adalah suatu keadaan dimana seseorang dalam kondisi mental tertekan, ngedrop, dan bimbang. ini sudah sering dialami bagi semua orang. Saya, anda dan kita semua. Dimana kondisi naik turun baik masalah keimanan maupun mental sudah digariskan yang Maha Kuasa. Bahwa manusia itu tempatnya salah dan dosa. Dalam kondisi seperti ini kita akan tertekan bahkan bisa saja jauh dari Allah SWT. Namun jangan khawatir, sebab banyak doa yang bisa diamalkan sehingga rasa galau yang menghinggap bisa hilang. Ini doanya;

Doa Saat Menghadapi Masa Sulit

Allhumma inni as-aluka min fadhlika wa rahmatika fa-innahu la yamlikuha illa anta

Artinya; “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu akan karunia-Mu dan rahmat-Mu karena tak ada yang memilikinya selain Engkau.” (HR. Ibnu Hiban)

Doa Mengubah Kesusahan Menjadi Kemudahan

Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlan wa anta taj’alul hazana idzaa syi’ta.

Artinya; “Ya Allah, tiada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan Engkau menciptakan kesedihan –yang jika Engkau bekehendak-dapat pula menjadi mudah.” (HR. Ibnu Hiban)

Doa Agar Pagi Kita Diberkahi

Allahmmma aslamtu nafsii ilaik, wawajjahtu wajhi ilaik , wa fawadhtu amrii ilaik, wa alja’tu zhahrii ilaik, raghbatan wa rahbatan ilaik, laa malja-a wa laa manjaa minka illaa ilaik , aamantu bikitaabikal-ladzi anzalta, wabirasuulikal-ladzi arsalta

Artinya; “Ya Allah, aku serahkan jiwaku pada-Mu, aku hadapkan wajahku pada-Mu, aku serahkan urusanku pada-Mu, aku bersandar pada-Mu karena rindu (mendapat rahmat-Mu) dan takut (akan siksa-Mu) karena rindu (mendapat rahmat-Mu) dan takut (akan siksa-Mu). Tidak ada tempat untuk berlindung dan menyelamatkan diri dari ancaman-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang Engkau wahyukan dan pada Rasul yang Engkau utus.” (HR. An-Nasa’i).

0 Response to "Pemuda dan Doa-doa Penepis Galau"

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef