Manfaat Kerokan Bagi Kesehatan Tubuh

Terapi Kerokan, Alternatif Pengobatan
Selamat pagi sahabat-sahabat. Kembali lagi kita bertemu di rumah separuh pada pagi yang indah dan sejuk serta kesempatan yang berbahagia ini. Semoga kita selalu sehat wal afiat dan sukses selalu dalam meraih impian. Apa pun impiannya, yakinlah Tuhan pasti akan mengabulkan. Entah kapan akan dikabulkan, tetap berpikiran positif. Sebab Tuhan hanya mengabulkan do’a bila hambanya berpikiran positif kepada-Nya. Wallahu ‘alam.

Bila kita menyaksikan sinetron Betawi, kita akan menemui adegan kerokan. Kerokan bagi masyarakat Betawi sudah seperti menjadi budaya secara turun temurun. Bila masuk angin cukup dikerok saja punggung kita hingga meninggalkan bekas merah dan keungunan. Memang manfaatnya sangat terasa. Saya dan keluarga besar saya juga melakukan praktek kerokan sebagai terapi awal ketika masuk angin. Bila setelah dikerok tidak memberikan kesembuhan barulah pergi ke dokter.

Asal tahu saja, ternyata saat tubuh dikerok akan menghasilkan zat alami Thiamin yang berfungsi mengurangi rasa sakit dan pegal-pegal. Jadi wajar saja bila kerokan menjadi pilihan utama alternative pengobatan yang bisa ditempuh. Konon, kerokan juga dipraktekkan dibeberapa Negara seperti Vietnam. Mereka menyebutnya dengan cao giodi, sedangkan di Kamboja menyebutnya goh kyol, bahkan di China yang terkenal dengan akupunturnya menyebut kerokan dengan gua sua, cuma bedanya orang China memakai batu giok sebagai alat pengerok, bukan kepingan uang logam seperti yang umumnya dipakai di Indonesia. Silahkan dicoba. Semoga bermanfaat buat anda.

0 Response to "Manfaat Kerokan Bagi Kesehatan Tubuh"

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef