Biaya Kebaikan Menurut Mario Teguh

Biaya Kebaikan Menurut Mario Teguh
Selamat pagi sahabat-sahabat. Kembali lagi kita bertemu di blog rumah separuh pada pagi yang indah dan sejuk serta kesempatan yang berbahagia ini. Semoga kita selalu sehat wal afiat dan sukses selalu dalam meraih impian. Apa pun impiannya, yakinlah Tuhan pasti akan mengabulkan. Entah kapan akan dikabulkan, tetap berpikiran positif. Sebab Tuhan hanya mengabulkan do’a bila hambanya berpikiran positif kepada-Nya. Wallahu ‘alam.

Suatu hari ada seorang pria datang mengendarai motor di ATM sebuah Bank. Ia bermaksud ingin mentransfer uang untuk seseorang. Dari wajahnya ia sepertinya penting sekali. Namun karena ATM sedang rusak, Ia pun pontang panting mencari ATM sejenis di tempat lain. Bahkan ia meminta kepada orang agar menukarkan uangnya. Dengan cara ia memberikan uangnya dan orang tersebut mennstranfer uangnya kepada orang yang hendak dikirim uang. Namun karena takut bapak itu memakai uang palsu, ia mengurungkan niatnya untuk membantu bapak itu.

Dari cerita di atas, berbuat baik memang berat. Apalagi kepada orang yang sangat tidak disukai. Atau orang yang sudah berbuat jahat kepada kita. Bisa saja orang yang tidak kita kenal. Tentu untuk berbuat baik masih menimbang-nimbang. Pikir-pikir dulu. Mario Teguh dalam sebuah acara tv, berbuat baik memang membutuhkan biaya. Biaya di sini bukan selalu soal uang tapi ada hal ini yang bisa dikatakan sebagai biaya. Berikut diantaranya;

1. Kemauan

Untuk berbuat baik perlu ada kemauan. Tanpa kemauan yang kuat berbuat sulit terwujud.

2. Keikhlasan.

Berbuat baik kepada orang yang sudah menyakiti perlu keihklasan. Bagaimana mungkin berbuat baik kepada orang yang sudah berbuat jahat. Ini perlu keikhlasan

3. Ketabahan.

Saat berbuat tidak semua orang mau menerima. Ada juga yang sudah kita bantu masih saja menggerutu. Pada saat seperti ini kita harus tabah.

4. Kesabaran

Sabar dalam menerima perlakuan orang kepada kita. Untuk berbuat baik harus sabar. Perlu waktu panjang agar bisa mengalahkan ego kita agar bisa berbuat baik kepada orang lain.

Mudah-mudahan bermanfaat tulisan ini.

1 Response to "Biaya Kebaikan Menurut Mario Teguh"

  1. Jangan sampai bapak itu pakai uang palsu. Jelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) temuan uang palsu mengalami peningkatan hingga 209 persen. Persentase yang fantastis ini berhasil ditampilkan di website portal iyaa.com Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut Luctor Tapiheru, Jumat, mengatakan secara prosentase peningkatan uang palsu di Sulut bisa dikatakan tinggi namun secara nominal sangat kecil.

    ReplyDelete

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef