Tanjakan Jahanam di Pulau Dewata, Pulau Bali

Tanjakan Jahanam
Selamat pagi sahabat-sahabat. Kembali lagi kita bertemu di rumah separuh pada pagi yang indah dan sejuk serta kesempatan yang berbahagia ini. Semoga kita selalu sehat wal afiat dan sukses selalu dalam meraih impian. Apa pun impiannya, yakinlah Tuhan pasti akan mengabulkan. Entah kapan akan dikabulkan, tetap berpikiran positif. Sebab Tuhan hanya mengabulkan do’a bila hambanya berpikiran positif kepada-Nya. Wallahu ‘alam.

Setelah menyebrangi laut antara pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk, perjalanan pulang menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui jalan provinsi Bali. Sungguh indah pemandangan yang suguhkan pemerintah daerah Bali. Kotanya sangat bersih. Suguhan pesisir pantai yang elok. Penataan persawahan mengundang decak kagum. Rapi jail. Hana yang sedang tertidur, saya bangunkan untuk memotret. Namun hanya sedikit yang bisa dijepret. Karena laju mobil lumayan kencang. Sehingga sering terlewati momen-momen bagus selama diperjalanan.

Ba’da sarapan pagi, kami melanjutkan perjalanan. Kali ini kami menyususri jalan berkelok-kelok dan menanjak. Sampai kemudian kami menemukan sebuah spanduk bertuliskan “Hati-hati Anda Menaiki Tanjakan Jahanam”. Kalau tidak salah demikian bunyi spanduk tersebut. Tapi yang saya ingat hanya Tanjakan Jahanam. Saya pun tertarik dengan judul spanduk tersebut. Awalnya saya perkirakan itu hanya sekedar bahasa spanduk. Tidak lama kemudian perkiraan saya salah. Tanjakan Jahanam itu memang ada. Hal ini dibuktikan dengan beberapa mobil yang mogok. Sehingga menyebabkan antri panjang dan melelahkan.

Mengenai kebenaran sesungguhnya anda bisa mengecek langsung. Apakah memang ada atau tidak tanjakan jahanam tersebut. Atau hanya bahasa spanduk yang ditulis para pengaman jalur mudik agar lebih hati-hati di dalam mengendarai kendaraan.

0 Response to "Tanjakan Jahanam di Pulau Dewata, Pulau Bali "

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef