Cara Baru dan Unik Menarik Konsumen Dalam Berbisnis

Cara dan Trik Unik Penjual Jeruk
Selamat pagi sahabat-sahabat. Kembali lagi kita bertemu di rumah separuh pada pagi yang indah dan sejuk serta kesempatan yang berbahagia ini. Semoga kita selalu sehat wal afiat dan sukses selalu dalam meraih impian. Apa pun impiannya, yakinlah Tuhan pasti akan mengabulkan. Entah kapan akan dikabulkan, tetap berpikiran positif. Sebab Tuhan hanya mengabulkan do’a bila hambanya berpikiran positif kepada-Nya. Wallahu ‘alam.

Dalam masa kini, trik atau cara dalam berbisnis sangat penting. Apalagi jika kita seorang pemula. Tentu sulit menebak pikiran konsumen barang apa yang diinginkan. Oleh karena itu banyak pakar bisnis menyarankan agar dicoba saja. Sebab, bagaimana kita tahu barang apa yang diinginkan konsumen tanpa mencobanya terlebih dahulu. Ada pemikiran, “Kalau kita tahu hasil sebuah usaha, tentu dengan mudah kita bisa menentukan omset”. Tapi, apa dengan semudah itu. Tentu tidak. Dalam dunia usaha dan dunia keberhasilan, kesuksesan hanyalah masalah waktu. Yang paling penting proses kearah sukses. Masalah lainnya, apakah kita mau atau tidak melalui proses tersebut. Sebab saya sendiri kesulitan melalui jalur ini.

Namun pemikiran ini seolah terbantahkan. Pasalnya, pernah saya menemukan sebuah trik atau cara pintas, bagaimana menarik seseorang agar, paling tidak mau berkunjung ke tempat lapak atau bahasa kerennya stand milik kita. Sebab saya adalah salah satu korban atas trik jitu berbisnis. Begini ceritanya.

Ketika perjalanan pulang kampung atau mudik, tidak lama kami keluar dari pintu tol Surabaya menuju Pati-Jawa Tengah, kami menemukan sebuah lapak pedagang jeruk. Di situ terpampang tulisan “Rp. 3000”. Kami spontan berhenti. Hendak membeli jeruk. Kami kira haganya sangat murah. Kami berandai-andai pasti harga jeruk tersebut perkilonya hanya tiga ribu rupiah. Harga yang sangat murah. Kami pun sangat tergiur untuk membelinya beberapa kilo. Segera saja kami mendatangi si penjual jeruk. Kami pun mulai bertanya-tanya.

“Berapa jeruknya sekilo mas?” Tanya mbak saya.

“Enam ribu rupiah bu” jawab si penjual jeruk.

“Loh, disitu terpampang tiga ribu rupiah. Kenapa jadi enam ribu?” mbak saya mengernyitkan dahi.

Dengan tenang si penjual jeruk menjawab.

“Oh itu setengah kilo bu. Kalau sekilo ya jadi enam ribu rupiah”.

Mendengar jawaban tersebut, mbak-mbak saya geram. Kami mengira kami tertipu. Rupanya harga satuan kilonya tertutup sehingga kami dengan cepat menyimpulkan kalau jeruk tersebut berharga tiga ribu rupiah.

“Jeruknya harga enam ribu yang mana mas?” mbak saya dengan terpaksa membeli jeruk karena sudah kepalang tanggung.

“Yang enam ribu yang ini?” tunjuk si penjual jeruk santai.

“Masa kecil. Terus yang ini dan itu berapa harganya?” mbak saya semakin tidak percaya. Mbak saya lalu menunjuk jeruk-jeruk lain.

“Yang ini delapan ribu sekilo dan yang itu sepuluh ribu,” kata si penjual jeruk masih dengan wajah santai tanpa berdosa sedikitpun. Dapat saya simpulkan, ternyata cara berjualan seperti ini sangat jitu menarik pembeli. Taruh saja harga murah di depan kios. Orang pasti tergiur untuk mendatangi kios anda. Walaupun pada akhirya tidak jadi membeli. Silahkan dicoba.

2 Responses to "Cara Baru dan Unik Menarik Konsumen Dalam Berbisnis"

  1. luar biasa strategi internet marketingnya, rupanya ilmunya Anne Ahira manjur juga. inspiratif

    ReplyDelete
  2. ngeri jg tuw caranya, tpi low pda dteng truz g' jdi beli sama ja donk..
    lowpun beli pasti kepaksa bgt tuw, truz bso' g' dteng lg..

    ReplyDelete

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef