Memburu Keramat di Bulan Ramadhan

Taraweh di Masjid
Selamat pagi sahabat-sahabat. Kembali lagi kita bertemu di rumah separuh pada pagi yang indah dan sejuk serta kesempatan yang berbahagia ini. Semoga kita selalu sehat wal afiat dan sukses selalu dalam meraih impian. Apa pun impiannya, yakinlah Tuhan pasti akan mengabulkan. Entah kapan akan dikabulkan, tetap berpikiran positif. Sebab Tuhan hanya mengabulkan do’a bila hambanya berpikiran positif kepada-Nya. Wallahu ‘alam.

Kali ini saya akan mengajak sahabat untuk membuka jendela bulan Ramadhan. Terutama dalam hal memburu keramat di bulan Ramadhan. Sahabat, selama ini kita hanya mengenal keramat hanya dari cerita-cerita klenik. Yang identik dengan kuburan tua, tempat-tempat angker, jimat-jimat, keris tua, dan banyak lagi. Namun keramat yang saya maksud adalah keramat dalam memburu do’a orang tua.

Dimana Allah SWT tidak akan meridhoi langkah kita jika belum ada do’a orang tua. Bahkan dalam salah satu hadis dikatakan, tidak akan diterima puasa seseorang jika belum meminta maaf kepada orang tua. Begitu hebatnya do’a orang tua, sehingga tidak jarang bagi anak yang bekerja jauh dari orang tua akan berusaha untuk pulang kampong atau mudik. Karena orang tua itu tidak butuh uang tapi kehadiran kita dihadapannya.

Oleh karena itu, jangan sia-siakan keberadaan orang tua kita. Sebab disanalah surga kita berada. Tanpa mereka, kita tidak akan menikmati indah dan gemerlapnya dunia. Tanpa mereka kita bukan apa-apa. Semoga kita mendapat barakah dari bulan penuh cinta, yaitu bulan Ramadhan. Amiiin.

0 Response to "Memburu Keramat di Bulan Ramadhan"

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef