NTB Mencari Gubernur Baru

Juara I Pilgub NTB
Rumah Separuh – Senin pagi (13/4), sepulang sholat subuh saya mendapat cerita ada serangan fajar jam tiga pagi. Ia menyebut salah satu pasangan cagub. Saya pun tidak ingin terlibat dalam statemen tersebut. Hanya mengatakan, semoga calon dari kabupaten ini bisa memenangkan pemilihan gubernur (pilgub NTB) tanpa menaruh curiga kepada cagub dan cawagub lain.

Ada empat pilihan calon gubernur yang bisa dipilih. Pasangan pertama Tuan Guru Bajang dan Amin, kedua SJP, kedua Harun dan Muhyi, keempat Kyai Zulkifli dan Ichsan. Dari keempat cagub ini tiga diantaranya (pasangan nomer satu, tiga dan empat) sama-sama memiliki pemilih fanatik. Sedang nomer dua datang dari DPRD, tidak banyak survey yang menjagokan bakal meraih suara sedikit.

Jam Sembilan saya berangkat menuju tempat pemungutan suara (TPS). Setiap orang yang kami temui sepanjang jalan, mengisyaratkan menyebut salah satu pasangan cagub. Saya hanya bilang, “Ya …”. Tanpa bermaksud memasukkan dalam hati. Syukurnya TPS sudah sepi jadi saya bisa langsung mencoblos dan segera pulang bersama istri.

Saat penghitungan suara, saya bersama Jul menyempatkan diri ikut mengamati proses penghitungan suara. Meski agak terlambat namun saya tetap menikmati suasana TPS. Dipenuhi oleh para pendukung cagub. Suara riuh rendah dari para pendukung cagub menghiasi ikut TPS. “Huuu …” suara koor muncul saat lawan cagub disebut panitia pemungutan suara.

“Lanjutkan …” balas salah satu pendukung cagub.

Suasana semakin bertambah panas. Ketika ditemukan ada kertas suara yang menimbulkan keraguan. Pasalnya, kertas suara ada dua lubang. Semua saksi ikut bersuara. Ada pula yang tidak mencoblos alias golput. Saya juga mendapat berita, ada kira-kira empat puluh delapan pemilih tidak mencoblos. Cukup tinggi bila dikalkulasikan dengan jumlah pemilih yang berjumlah dua ratus delapan puluhan. Sangat disayangkan.

“Baik, surat suara batal” kata ketua KPPS singkat. Setelah menimbang berbagai pendapat dari anggota KPPS. Suasana kembali reda. Meski tetap saja ada yang nyeletuk tidak jelas. Saya terkejut ketika mendapati jumlah suara tuan rumah rumah jauh mengungguli para pesaing. Sungguh di luar dugaan dan perkiraan para pengamat. Mudah-mudahan ekpektasi masyarakat tidak berakhir anarkis bila calon yang dipilih tidak meraih suara terbanyak. Siapa pun cagub yang unggul kita patut apresiasi.

0 Response to "NTB Mencari Gubernur Baru "

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef