Yang penting proses bukan hasil

Yang penting proses bukan hasil - Yang penting proses bukan hasil seringkali diabaikan bagi sebagian kalangan dalam mencapai suatu tujuan. Padahal tanpa proses yang panjang dan pelik, kesuksesan hanyalah sebuah keniscahyaan. Saat membaca keberhasilan Kawasan Agropolitan Alasutan, Sumbawa, di buku Farid Tolomundu berjudul Mampukah NTB Bangkit?, membutuhkan waktu kurang dari 15 tahun agar kawasan tersebut berhasil mengubah lahan kering menjadi tanah yang menghasilkan rupiah sampai miliyaran. Sebuah ukuran waktu yang panjang.

Begitu pula usaha yang dilakukan oleh pengusaha-pengusaha lain. Mereka membutuhkan waktu tidak sedikit. Banyak lika liku yang harus dihadapi. Jatuh bangun, kepanasan kehujanan, dan sebagainya adalah sebuah jalan yang harus diterima.

Namun, sekarang banyak dari kita, entah dalam keadaan sadar atau tidak, menempuh jalan pintas menjadi pilihan utama. Jiplak sana jiplak sini, suap sana suap sini. Akibatnya, system yang dibangun baik bagi dari sendiri maupun bangunan birokrasi lain, akan rusak. Ini yang tidak kita pahami. Yang penting proses, bukan hasil. Lakukan saja langkah demi langkah yang harus kita tempuh. Jangan berhenti berusaha. Sabar saja, kesuksesan akan datang. Hanya soal waktu saja.

0 Response to "Yang penting proses bukan hasil"

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef