Duduklah Ketika Makan dan Minum

Duduklah Ketika Makan dan Minum - Etika makan dan minum menurut pandangan Islam di masyarakat kita masih belum dipahami. Budaya makan sambil berjalan justru kian menggejala. Entah dari mana budaya ini diadopsi. Berkaitan dengan etika makan dan minum, saya mengajak mutiara rumah separuh untuk merenungi pentingnya etika makan dan minum dalam dialog yang renyah dan santai.

“Kenapa Rasulullah SAW, menganjurkan kita untuk duduk ketika makan dan minum?”. Pertanyaan ini saya ajukan kepada mutiara-mutiara cantik dan tampan di rumah separuh kami. Melda menjawab, “Nanti makanannya jatuh ke bawah, pak Ali”. “Kalau menurut saya … apa ya!?” sambung Nanda sembari menggaruk-garuk kepala. Teman-teman tertawa melihat tingkah Nanda.

“Kalau menurut Fika bagaimana?” Tanya saya kepada Fika yang sedang berpikir keras mencari jawaban yang tepat. Sepasang matanya mengawang-awang ke langit-langit. Entah apa yang sedang dicari. Jemarinya memegang kepala.

“Hehe gak tahu saya pak” saya pun tertawa kecil.

“Lalu apa jawabannya pak?” Tanya Zalfa semangat.

“Baik, pak akan jawab. Menurut hadis yang diriwayatkan Muslim, Rasulullah SAW melarang seseorang makan atau minum sambil berdiri. Sebab dapat menghilangkan keberkahan dari makanan dan minuman itu sendiri. Maka penting untuk menerapkan etika makan dan minum mulai sekarang.” Jawab saya singkat.

Ke esokkan harinya. Tat kala saya menemukan salah satu mutiara rumah separuh kami makan atau minum, mereka langsung ingat. Dan langsung saja duduk sambil menrtawai diri sendiri. Bahkan ada adik Monik, Alos, pernah mengingatkan Monik agar makan dan minum duduk. Saya senang mendengar cerita tersebut.

Etika makan dan minum memang harus sejak dini dibiasakan dengan baik. Tentu harus merujuk akhlak Rasulullah SAW dalam aktivitas tersebut. Atau apa pun bentuk aktivitasnya tentu Rasulullaw Saw tempat kita bersandar.

0 Response to "Duduklah Ketika Makan dan Minum"

Post a Comment

Silakan tuliskan komentar anda di bawah ini

wdcfawqafwef